Translate

Jumat, 07 November 2014

Pesan Darinya

05-11-14. 00:21
kamu tau gak aku sedih, aku pingin nangis sama kayak yang kamu rasakan
aku mencoba sgalanya, tapi kamu slalu meruntuhkannya, aku cuma ingin
kita bisa kayak dulu, pertama kali bertemu. kamu masih ingat, pastikan
keputusan aku memang memberatkan kita berdua.
dulu aku serahkan semua kasih sayang aku untuk kamu, tapi kamu malah
gak hargai aku, dan aku melihat kamu menghargai seorang teman.,
makanya aku memutuskan berpindah prasaan agar aku bisa berteman dekat,
ngobrol denganmu, tapi semuanya tetap percuma ternyata

#eps1

05-11-14. 00:25
 tapi semuanya tetap percuma ternyata sebanyak apapun aku usaha, kamu
slalu kayak gitu, bahkan kamu mungkin sudah gak perduli,dll
jujur aku, setiap malam rabu, malam jum'at, dan khususnya malam minggu
aku kepikiran kamu terus karna kalau dulu aku bisa mengawasi kamu
dari kejauhan, pandangan saat kita latihan.
tapi sekarang sudah tidak, aku juga iri dengan seseorang" yang bisa dekat
dengan kamu, -_- aku sedih karna aku gak bisa dekat dengan seseorang yang
aku sayang asal kamu tau aja itu.
sayang sekali waktu gak bisa berputar kembali, kalau bisa ^_^ aku gak
akan membuka / ngasih perasaan ini ke kamu agar kita bisa temanan sedekat
pertama kali kamu panggil aku saat malam itu

#eps2

05-11-14. 00:36
cuma itu yang ingin aku sampaikan slama ini, jaga diri baik-baik, hargai
 seseorang yang ingin dekat dengan kamu, tundukan pandangan,
tersenyum sewajarnya, dan jangan palingkan muka dari seseorang ^_T
sampai jumpa -_-').............('-_- => aku kiri dan kamu kanan

#eps3

05-11-14.15:31
hari ini senang banget, test kemarin dapat 98, dan ulangannya dapat 100
tapi agak sedih karna ada beberapa teman yang sakit-_-

#eps4

06-11-14.06:14
cinta gak harus saling memiliki,
cuma harus saling memahami

#eps5

06-11-14.18:46
saling memahami memang sulit kalau tanpa kepercayaan

#eps6

07-11-14. 02:46
ahahaha naruto tamat, sasuke sama sakura,naruto sama hinata
hahaha dan akhirnya kesampain juga naruto jadi hokage ahahahaha

#eps 7

07-11-14. 12:02
melihat fotomu, aku jadi tenang karna kamu bahagia disana

#eps8

07-11-14. 17:30
menjadi pendiam itu susah, menjadi cerewet itu susah
menjadi diri sendiri itu gampang

#eps9

Jumat, 31 Oktober 2014

Bad Morning

Saat ku bangun pagi ini seperti biasa yang aku
cari pertama kali adalah HP ku.
dilayar itu tertera ada 2 pesan masuk
setelah ku lihat ternyata pesan itu dari dia,
betapa gak kuasa aku membaca pesan itu
yang berisi "hahaha memang sih kita gak ada hak lagi
untuk saling cemburu, karna kita udah saling terikat
dengan yang lain dan kita pun tidak ada lagi ikatan
saling mengikat".
setelah membaca pesan itu tiba-tiba seluruh tubuhku
seakan-akan terasa kaku dan lemas seakan tak bisa digerakkan.
air mataku pun tiba-tiba menetes dan mengalir begitu saja
aku udah mencoba untuk menghentikan air mata itu
tapi ternyata aku gak bisa dan nafasku pun seketika sesak lagi,
aku berusaha mengatur nafasku tapi tetap aja dia terasa sesak
sampai aku pergi mengantar kakak dan adikku pergi sekolah.
Dia sangat salah jika mengira aku ada terikat sama orang lain,
karna itu sangat tidak mungkin.
walaupun ada seorang lelaki yang slalu berusaha mendekatiku
aku slalu berusaha untuk menghindar.
aku gak seperti dia, yang mudah saja menerima orang baru
untuk masuk keruang hatiku.
kalau memang dia sudah terikat sama wanita itu,
maka hanya satu harapanku untuknya.
semoga dia bahagia bersama wanita itu, dan semoga sifat
gak setia dia itu bisa hilang.
aku hanya bisa mendo'akan kebahagiannya, walaupun
apa yang aku rasain bertolak belakang dengan apa yang dia rasakan

Rabu, 29 Oktober 2014

My Heart

aku tidak tau bagaimana perasaanku saat ini
yang jelas aku sangat bingung banget
aku masih sayang banget sama dia
tapi nyatanya dia juga menyayangi wanita lain selain aku
aku pun tidak tau bagaiman perasaan dia saat ini terhadapku
mungkin aku sudah tidak menempati ruang hatinya lagi
dan mungkin sudah berganti dengan wanita itu
sebenarnya sedari awal aku menaruh perasaan terhadapnya
aku sudah menduga bahwa aku dan dia takkkna pernah bersatu
selama ini aku udah slalu sabar kok menghadapi sifat dan hatinya
itu yang tidak pernah setia terhadapku
yaa aku sih cukup tau diri saja, aku hanya tidak ingin memaksa kan
perasaanku terhadapnya dan aku juga tidak ingin dikasihani olehnya.
dia slalu berkata kalau aku sering tidak menghargai perasaanny
tapi apakah dia tidak pernah berpikir bahwa dia lah yang tidak pernah
menghargai perasaanku.
apakah dia juga tidak sadar aku begitu dalam kecewa terhadapnya
walaupun aku tau dia banyak menyukai wanita lain
tapi aku tetap sabar menghadapinya
aku hanya berpura-pura tidak tau tentang hal itu
karna aku hanya berharap dia akan sadar dengan apa yang telah dia lakukan
cukup sakit sih, tapi yaa sudah lah
gak penting juga pun buat dia

Just The Words

Harusnya aku bahagia melihatmu bersama yang lain, karena kebahagiaanmu, itu (pasti) kebahagiaanku juga
Bagaimana bisa aku mengatakan 'dia senang, akupun senang' kalo kenyataannya TIDAK SAMA SEKALI?

Aku tak tau harus berbuat apa. Yang bisa kulakukan hanyalah membuat pipi dan bantal ini basah.
Tidak. Aku tidak mati rasa. Aku masih mampu merasakan sakit. Masih mampu melihatmu bersama orang lain.
Apakah karna air mata ini terlalu banyak terbuang untuk menangisimu? Apakah aku sudah mati rasa

Mereka semua tau aku sakit hati, tapi cuma aku yang merasakan.

Aku mulai suka air mata yang seringkali jatuh untukmu. Aku mulai menikmati saat-saat napasku sesak ketika mengingatmu.

Aku hanya berusaha menikmati luka, hingga aku terbiasa dan akan menganggapnya tak ada.

Tak ada hal yang mampu kuperjuangkan, selain membiarkanmu pergi dan tak berharap kamu menorehkan luka lagi.

Aku tak menyangka, begitu mudahnya kamu menemukan penganti. Begitu gampangnya kamu melupakan semua yang telah terjadi.

Aku merasa sangat kehilangan, sementara kamu dlm hitungan jam telah menemukan yg baru

Aku menangis sejadi-jadinya, sedalam-dalamnya, atas dasar cinta.

Kamu tertawa dan aku terluka. Kita seperti saling menyakiti, tanpa tahu apa yang patut dibenci.

Buat apa aku cari yang lebih baik kalau aku pernah memiliki yang terbaik

’sayang’ membuatmu berkorban dan rela menderita demi orang yang kamu sayangi.

Rasa ’sayang’ lebih dalam daripada ‘cinta’, ’sayang’ tidak mudah berubah.


Merelakan bukan berarti menyerah, tapi lebih daripada menyadari&menerima bahwa tidak semua hal bisa dipaksakan.

Kadang kamu harus berhenti berharap, bukan karena lemah ataupun menyerah. Hanya saja ikhlas menerima kenyataan.
Biasanya rasa sayang tumbuh lebih dahulu sebelum rasa cinta muncul.

Minggu, 26 Oktober 2014

Selasa, 21 Oktober 2014

a gift that I never thought



Saat aku menerima titipan darinya, aku sungguh kaget dan gak percaya aja gitu
ternyata dia mengasih komik favorit aku yaitu “Detective Conan” dan sebuah CD
yaa aku sih udh ada feeling, pasti isi di CD itu adalah hal yg sudah lama yg ingin dia kasih saat aku berulang tahun dibulan februari kemarin itu
sesampenya aku dirumah, aku penasaran dan langsung buka laptop dan melihat-lihat isi CD itu
duh belum apa-apa aja udah deg deg kan duluan, bikin senyum” sendiri juga

nama folder pertama dalam CD itu “Detective Conan”, waahhh sekali dilihat isinya film Detective Conan, duh bener” senang dan suka banget akuu, So pasti aku langsung menontonnya dong yaa
hahahahaha 
nah di folder kedua ini berisi foto” gitu, ahhh sumpah aku kaget banget ternyata dia ngambil foto” aku gitu, uhmaakk bikin maluu aja wakk -_-
hmm tapi gak apa sih, aku suka, senang dan malu juga, keren foto”nya hahahahah
nahh tiba folder yg ketiga ini di awali dengan notepad gitu yg berisi gini ni ” MAAF dg, abg cuma ngasih ini aja, cuma ini yang bisa abg lakuin buat adg :) abg tau skrang adg udh tambah besar, udh tambah dewasa udh mulai suka dgn banyak laki2 tpi satu permintaan abg, jangan LUPAKAN abg yaaa dg :*”, ahhh bagiku ini udah lebih dari cukupp bangett dan aku gak mungkin lah bakal ngelupain dia begitu aja, karna itu bukan suatu hal yg mudah
Di folder ketiga ini juga berisi video yg dia buat sendiri,dan pas aku buka video yg pertama...
aahhh sumpah aku langsung merinding trus langsung meneteskan air mata, aahhh yaa allahh
gak nyangka bangettt, soundtracknya pun bikin aku klepek-klepek wak hahhahaha
di video yg kedua juga itu lagi” ngebuat aku menteskan airmata juga, subhanallah betapa baiknya dia
sampe” mau ngelungin waktunya cuman untuk ngebuat video ini saja
aaahhhh saat ngeliat video itu pokoknya rasanya tuhhhhh........ aahh gak bisa diungkapkan dengan kata” deh 
Aku hanya bisa mengucapkan Trima Kasih banyak bangettt sam dia, karna sudah ngasih hadiahh
yg bagiku itu udah WOW banget dan itu adalah hadiah teristimewa bagiku darinya
trima kasih banget raja kecebong kebo
:*
meski kamu telah berpaling dariku, tapi aku disini masih bertahan dan belum beranjak sedikit pun apalagi berpaling , aku sangat senang dan bahagia banget karna pernah hadir dikehidupanmu dan pernah menjadi pengisi hatimu.....

Jumat, 10 Oktober 2014

Sesak Didada

Ketika ku berangkat ke sekolah, aku berhenti disalah satu tempat fotocopy 
dan aku melihat sosok yg aku kenal lewat dan 
dia berhasil membuat aku seketika deg deg kan serta
 sesak nafas secara bersamaan.
aku pun segera pulang untuk mengambil tas ku dan 
segera berangkat ke sekolah dengan rasa sesak nafas yg masih kurasakan.
Ketika diperjalan kesekolah aku menemukannya lagi dan 
sekarang dia tepat berada didepanku, 
aku pun hanya bisa terdiam membisu dan
 berharap dia tidak mengetahui kehadiranku.
Rasa sesak didaku membuatku sulit bernafas, 
aku pun memukul-mukul dadaku pelan dan berusaha mengatur nafasku. 
Dia bener-bener berhasil membuatku deg deg kan, 
sesak nafas,dan membuat tubuhku seakan lemas serta
 gemetar seketika secara bersamaan.
Awalnya aku berpikirperasaan itu udah perlahan menghilang untuk dia,
 tapi ternyata tidak.

Sabtu, 27 September 2014

One Loaf Moist Brownies

W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtyvndyvndcvmte5l2fhzdk4nf9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzaxndcuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimziwecjdxq?sha=516eb54f

Bahan-bahan

Tepung Terigu Protein Sedang115 gram
Cokelat Bubuk75 gram
Baking Powder1 sendok teh
Garam1/2 sendok teh
Butter115 gram
Gula Pasir225 gram
Ekstrak (Extract) Vanila1 tetes
Telur Ayam2 butir
Gula Icing1 sendok makan

Cara membuat

1
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmjuvode5lzexmji4mv9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzaymdyuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=0462667e
Campurkan bahan kering, yaitu Tepung , Cokelat bubuk, Baking powder dan Garam. Aduk merata.

2
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmjyvmzmvnznmyte5x29yawdpbmfsxziwmtqwmjixxzezmdixmc5qcgcixsxbinailcjjb252zxj0iiwilwf1dg8tb3jpzw50il0swyjwiiwidgh1bwiilcixodb4il1d?sha=84650e33
Campurkan Unsalted Butter, Gula pasir, Ekstrak vanila dan telur ayam. Mixer selama 10 menit dengan kecepatan sedang.

3
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmjcvodaxlzu4zmy1zl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzayntquanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=5912dadb
Masukkan campuran bahan kering pada Langkah 1 kedalam campuran bahan yang sudah di mixer pada Langkah 2. Mixer lagi selama 5 menit dengan kecepatan rendah. Pastikan bahan tercampur rata.

4
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmjgvmji4lzgxzwewn19vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzazmdmuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=1ee6da51
Olesi loaf menggunakan Unsalted Butter. Tujuannya, agar Brownies tidak lengket di loaf.

5
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmjkvmja0l2u4nti4zl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzazmtmuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=f3acd905
Masukkan hasil adonan pada Langkah 3 pada loaf yang sudah di olesi Unsalted butter. Panggang pada suhu 170 °C selama kurang lebih 30 menit.

6
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmzavnja5l2yzode5nv9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzazmjeuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=f1960df4
Pastikan kematangan Brownies dengan menusukkan tusuk gigi atau sendok garpu. Bila tidak ada adonan yang lengket, segera angkat Brownies dari Oven. Selama di loaf, biarkan Brownies dingin. Kemudian pisahkan Brownies dari loaf lalu taburi Gula Icing atau Meises.

7
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvndmvmzevmtywlzrlnmzlyv9vcmlnaw5hbf8ymde0mdiymv8xmzazmzeuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=55b66583
Brownies siap di nikmati. Bisa dijadikan cemilan weekend anda. ;D

Jumat, 26 September 2014

PENYAKIT KEKURANGAN PROTEIN DAN AKIBAT KELEBIHAN PROTEIN

     



Kekurangan Energi Protein

Kekurangan Energi Protein (KEP) adalah keadaan  kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Pada umumnya KEP, disebabkan oleh :
Faktor kemiskinan
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang makanan pendamping ASI  (MP-ASI)  dan pemberian makanan sesudah bayi disapih
Pengetahuan mengenai pemeliharaan lingkungan yang sehat.
Klasifikasi KEP menurut % Median WHO-NCHS
KEP Ringan : BB/U 70 – 80 % Median WHO-NCHS
KEP Sedang: BB/U 60 – 70 % Median WHO-NCHS
KEP Berat : BB/U < 60 %     Median WHO-NCHS
Dampak Kekurangan Energi Protein (KEP)
Pada anak-anak:
Menghambat pertumbuhan
Rentan terhadap penyakit infeksi
Mengakibatkan rendahnya tingkat kecerdasan
Pada orang dewasa :                        
Menurunkan produktifitas kerja
Menurunkan derajat kesehatan
Rentan terhadap serangan penyakit
Dampak Kekurangan Energi Protein (KEP)  ringan bila  tidak ditangani maka status  gizi  akan  lebih  buruk  (marasmus, kwashiorkor, marasmic-kwashiorkor). Sedangkan Kekurangan Energi Protein (KEP) Berat / gizi buruk
Marasmus →kekurangan energi
Kwashiorkor → kekurangan protein
Marasmic -kwashiorkor →Kekurangan energi dan protein
 Tanda Klinis Marasmus


Anak kurus, tinggal tulang terbungkus kulit
Wajah seperti Orang tua
Cengeng, rewel
Lapisan lemak bawah kulit sangat sedikit → Kulit mudah diangkat, kulit terlihat    longgar, kulit paha berkeriput
Otot menyusut (wasted), lembek
Tulang rusuk tampak terlihat jelas
Terlihat tulang belakang lebih menonjol dan kulit di pantat berkeriput
Ubun-ubun besar cekung, tulang pipi dan dagu menonjol, mata besar dan dalam
Tekanan Darah, detak jantung pernafasan berkurang.


Tanda Klinis Kwashiorkor

Oedema (terutama kaki bagian bawah)
Bentuk  muka  bulat  seperti bulan  (moon face)
Rambut  tipis,  warna  coklat kemerahan (pirang/abu-abu dan  mudah  lepas/mudah dicabut tanpa rasa sakit
Kulit  kering, hiperpigmentasi dan bersisik,
Crazy pavement dermatosis(bercak-bercak putih/merah  muda dengan  tepi hitam dan ditemukan pada bagian tubuh  yang  sering mendapat tekanan)
Hepatomegali (Pembengkakan hati)

Tanda Klinis Marasmic-Kwashiorkor

Gabungan dari tanda marasmus dan kwashiorkor
Gangguan pertumbuhan
Crazy pavement dermatosi
Rambut tipis, pirang dan mudah dicabut
Muka seperti orang tua

Cachexia :

   Salah satu penyakit yang disebabkan karena kekurangan protein yang satu ini menunjukkan gejala seperti penipisan otot, degradasi protein, penurunan berat badan tidak normal, bisa memicu kanker ganas pada lambung, hati, usus, dll. Orang-orang yang dipengaruhi Cachexia umumnya akan selalu merasa lelah meskipun hanya melakukan sedikit aktivitas yang ringan. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani dengan serius.


Kelebihan Protein.
Protein secara berlebihan tidak menguntungkan tubuh. Makanan yang tinggi proteinnya biasanya tinggi lemak sehingga dapat menyebabkan obesitas. Diet protein tinggi yang sering dianjurkan untuk menurunkan berat badan kurang beralasan. Kelebihan dapat menimbulkan masalah lain, terutama pada bayi. Kelebihan asam amino memberatkan ginjal dan hati yang harus memetabolisme dan mengeluarkan kelebihan nitrogen.
Kelebihan protein akan menimbulkan asidosis, dehidrasi, diare, kenaikan amoniak darah, kenaikan ureum darah, dan demam. Ini dilihat pada bayi yang diberi susu skim atau formula dengan konsentrasi tinggi, sehingga konsumsi protein mencapai 6 g/kg BB. Batas yang dianjurkan untuk konsumsi protein adalah dua kali angaka kecukupan gizi (AKG) untuk protein.
   
Penanggulangan Kekurangan Energi Protein (Kep)

Pelayanan gizi (Depkes RI, 1998).Pelayanan gizi balita KEP pada dasarnya setiap balita yang berobat atau dirujuk ke rumah sakit dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan dan lila untuk menentukan status gizinya, selain melihat tanda-tanda klinis dan laboratorium. Penentuan status gizi maka perlu direncanakan tindakan sebagai berikut : (1) Balita KEP ringan, memberikan penyuluhan gizi dan nasehat pemberian makanan di rumah (bilamana pasien rawat jalan, dianjurkan untuk memberi makanan di rumah (bayi umur < 4 bulan) dan terus diberi ASI sampai 3 tahun. (2) Balita KEP sedang; (a) Penderita rawat jalan : diberikan nasehat pemberian makanan dan vitamin serta teruskan ASI dan pantau terus berat badannya. (b) Penderita rawat inap : diberikan makanan tinggi energi dan protein, dengan kebutuhan energi 20-50% diatas kebutuhan yang dianjurkan (angka kecukupan gizi/AKG) dan diet sesuai dengan penyakitnya. (3) Balita KEP berat : harus dirawat inap dan dilaksanakan sesuai pemenuhan kebutuhan nutrisinya.
Kegiatan penanggulangan Kekurangan Energi Protein (KEP) balita. Kegiatan penanggulangan KEP balita meliputi : (1) Penjaringan balita KEP yaitu kegiatan penentuan ulang status gizi balita beradasarkan berat badan dan perhitungan umur balita yang sebenarnya dalam hitungan bulan pada saat itu. Cara penjaringan yaitu balita dihitung kembali umurnya dengan tepat dalam hitungan bulan, balita ditimbang berat badannya dengan menggunakan timbangan dacin, berdasarkan hasil perhitungan umur dan hasil pengukuran BB tersebut tentukan status gizi dengan KMS atau standar antropometri. (2) Kegiatan penangananKEP balita meliputi program PMT balita adalah program intervensi bagi balita yang menderita KEP yang ditujukan untuk mencukupi kebutuhan zat gizi balita agar meningkat status gizinya sampai mencapai gizi baik (pita hijau dalam KMS), pemeriksaan dan pengobatan yaitu pemeriksaan danpengobatan untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit penyerta guna diobati seperlunya sehingga balita KEP tidak semakin berat kondisinya, asuhan kebidanan/keperawatan yaitu untuk memberikan bimbingan kepada keluarga balita KEP agar mampu merawat balita KEP sehingga dapat mencapai status gizi yang baik melalui kunjungan rumah dengan kesepakatan keluarga agar bisa dilaksanakan secara berkala, suplementasi gizi/ paket pertolongan gizi hal ini diberikan untuk jangka pendek. Suplementasi gizi meliputi : pemberian sirup zat besi; vitamin A (berwarna biru untuk bayi usia 6-11 bulan dosis 100.000 IU dan berwarna merah untuk balita usia 12-59 bulan dosis 200.000 IU); kapsul minyak beryodium, adalah larutan yodium dalam minyak berkapsul lunak, mengandung 200 mg yodium diberikan 1x dalam setahun.


Program yang di berikan oleh pemerintah sendiri untuk mengatasi masalah Kekurangan Energi Protein :

1.jangka pendek
a. Upaya pelacakan kasus melalui penimbangan bulanan di Posyandu
b. Rujukan kasus KEP dengan komplikasi penyakit di RSU
c. Pemberian ASI Eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan
d. Pemberian kapsul Vit A
e. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan bagi balita gizi buruk dengan lama 
   pemberian 3 bulan
f. Memberikan makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bagi balita keluarga miskin usia 6-12
   bulan   
g. Promosi makanan sehat dan bergizi

2. Jangka menengah
a. Revitalisasi Posyandu
b. Revitalisasi Puskesmas
c. Revitalisasi Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi

3. Jangka Panjang
a. Pemberdayaan masyarakat menuju Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi)
b. Integrasi kegiatan lintas sektoral dengan program penanggulangan kemiskinan dan  
    ketahanan pangan

Pemerintah sudah membuat program untuk menanggulangi Kekurangan Energi Protein (KEP), namun  sampai  saat  ini penanganan  yang diberikan,  hanya  mampu  mengurangi  sedikit kasus  gizi  buruk pada  balita.  Hal  ini  membuktikan  bahwa penanganan  dan program yang diberikan oleh pemerintah belum mampu menekan jumlah kasus gizi buruk yang ada. Ketidakberhasilan penanganan dan  program  tersebut  mungkin dikarenakan  kurang  tepatnya perbaikan  terhadap  faktor-faktor yang  dianggap  mempengaruhi kasus gizi  buruk  pada  balita. Jika  faktor-faktor  yang mempengaruhi kasus gizi buruk pada balita diketahui dan diatasi dengan tepat, otomatis kasus gizi buruk akan berkurang.

.    Penyakit Gizi Yang Berhubungan dengan Protein
Ada dua jenis penyakit gizi yang berhubungan dengan protein yaitu penyakit yang berdasarkan defisiensi protein dan berdasarkan kelainan sintesis serta metabolisme protein.
Penyakit kurang kalori dan protein (KKP/PCMPEM)
Defisiensi protein secara ekstrim dengan kalori yang relatif mencukupi. Dalam hal ini akan terjadi penyakit dengan gambaran klinis yang disebut kwashiorkor. Pada marasmus penderita sangat kurus dengan sebutan tinggal tulang dan kulit. Kasus yang terbanyak adalah campuran kedua gambaran klinis diatas, disebabkan oleh kekurang energi dan protein sekaligus. Keadaan campuran ini disebut marasmik kwashiorkor, dan inilah yang disebut KKP. Penderita mempunyai berat badan dibawah standar pada umurnya, tetapi mungkin tidak terlalu jauh dari bawah.
Penyakit penyerta   
Penyakit penyerta ini biasanya berupa infeksi, penyakit infeksi yang sering dijumpai sebagai penyakit penyerta pada penderita KKP adalah:
1.    Penyakit infeksi saluran pernapasan, terutama bagian atas
2.    Penyakit infeksi saluran pencernaan, dengan gejala mencret, dan
3.    Berbagai penyakit anak secara umum juga meningkat, baik dalam morbiditas maupun mortalitas.
Terapi
Penatalaksanaan dilakukan terhadap gejala penyakit infeksi yang akut dahulu, seperti kejang-kejang, dehidrasi dan diare. Realimentasi dilakukan dengan makanan cair, yang mengandung cukup kalori, vitamin dan protein serta komponen gizi lainnya. Konsentrasi zat-zat dapat dimulai parsial, misalnya mulai dengan pengenceran ½ atau ¼ dan secara bertingkat dinaikkan sehingga konsentrasi penuh.

I.       Upaya Penanggulangan.
Untuk menanggulangi kekurangan / kelebihan protein, maka dapat dilakukan upaya penanggulangan sebagai berikut :
·         Pemantauan status gizi (PSG) masyarakat.
·         Pemberian makanan tambahan (PMT).
·         Pemantauan garam beryodium.
·         Pemberian kapsul vit. A
·         Pemberian tablet Fe.
·         Pengumpulan data KADARZI.

J.      Pencegahan Kekurangan Energi Protein.
Kekurangan energi protein disebabkan oleh multifaktor yang saling terkait sinergis secara klinis maupun lingkungan atau masyarakat. Pencegahan hendaknya meliputi seluruh faktor secara simultan dan konsisten. Walaupun kekurangan energi protein tidak sepenuhnya dapat diberantas, tanpa harus menunggu, dapat segera dilaksanakan beberapa tindakan untuk mengatasi keadaan:
Mengendalikan penyakit infeksi, khususnya diare: 
a.         Sanitasi: personal, lingkungan terutama makanan dan peralatannya.
b.         Pendidikan: dasar kesehatan dan gizi.
c.         Program imunisasi.
d.        Pencegahan penyakit yang erat dengan lingkungan antara lain: TBC, nyamuk (malaria, DHF), parasit (cacing).
Memperkecil dampak penyakit-penyakit infeksi terutama diare di wilayah yang sanitasi lingkungannya belum baik. Diare merupakan penyakit endomo-epidemik yang menjadi salah satu penyebab bagi malnutrisi. Dehidrasi awal dan re-feeding secepat mungkin merupakan pencegahan untuk menghindari bayi malnutrisi atau kekurangan energi protein.
Deteksi dini dan manajemen kekurangan energi protein awal atau ringan:
a.    Memonitor tubuh kembang dan status gizi balita secara kontinyu. Misalnya dengan tolok ukur KMS.
b.    Perhatian kusus untuk faktor “resiko tinggi” yang akan berpengaruhkelangsungan status gizi (antara lain: kemiskinan, ketidaktahuan, adanya penyakit infeksi).
Memelihara status gizi anak
a.    Dimulai sejak dalam kandungan, ibu hamil dengan gizi yang baik, diaharapkan akan melahirkan bayi dengan status gizi yang baik pula.
b.    Setelah lahir segera beri air susu ibu eksklusif  sampai usia 4 atau 6 bulan.
c.    Pemberian makanan pendamping air susu ibu bergizi, mulai usia 4 atau 6 bulan secara bertahap sampai anak dapat menerima menu lengkap keluarga.
d.   Memperpanjang masa menyusui (prolong lactation) selama ibu dan bayi menghendaki. 

DAERAH-DAERAH KEKURANGAN PROTEIN

Wilayah Sumatera mempunyai kecenderungan penunman prevalensi KEP relatif
lambat Aceh dan Riau mempunyai prevalensi yang relatif tinggi (>40%) dan
tidak menunjukkan penurunan prevalensi yang berarti. Propinsi Lampung dan
Bengkulu telah mencapai target R VI.
Wilayah Jawa dan Bali mempunyai prevalensi rendah (30.9%) dan
kecenderungan penurunan prevalensi relatif tajam. Diperkirakan semua propinsi
di wilayah ini akan mencapai target.
©2004 Digitized by USU digital library 43.
Wilayah Nusa Tenggara merupakan wilayah yang relatif berat. Prevalensi KEP di
wilayah ini 44.7% (semua propinsi >40%). Sungguhpun terjadi kecenderungan
penurunan prevalensi tajam selama 6 tahun terakhir tetapi target R VI di wilayah
ini diperkirakan belum tercapai.
Wilayah Kalimantan mempunyai kecenderungan penurunan prevalensi tajam
dalam 3 tahun terakhlr. Propinsi Kalimantan Barat mempunyai prevalensi >40%.
Wilayah Sulawesi mempunyai kecenderungan penurunan prevalensi relatif
lambat. Dengan prevalensi KEP sebesar 35.7% pencapaian target R VI di wilayah
ini agak sulit dicapai.
Wilayah Maluku dan Irian Jaya mempunyai kecenderungan relatif tajam kecuali
Irian Jaya yang menunjukkan penurunan prevalensi relatif lambat

Indonesia masih dihantui Kasus Gizi Buruk
01 April 2014

Pada tahun 2012, Indonesia Negara kekurangan gizi nomor 5 di dunia. Peringkat kelima karena jumlah penduduk Indonesia juga di urutan empat terbesar dunia, Jumlah balita yang kekurangan gizi di Indonesia saat ini sekitar 900 ribu jiwa. Jumlah tersebut merupakan 4,5 persen dari jumlah balita Indonesia, yakni 23 juta jiwa. Daerah yang kekurangan gizi tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya daerah bagian timur Indonesia. Hingga hari ini Indonesia masih dihantui kasus gizi buruk
Angka kasus Gizi buruk ditahun 2013 masih tinggi di sejumlah daerah. Di Aceh sepanjang tahun 2013 sebanyak 1.034 bayi meninggal dunia akibat kekurangan gizi. Angka ini mengalami kenaikan sebesar lima persen jika dibandingkan tahun 2012 yang hanya 985 balita. Kepala Seksi Kesehatan Ibu Anak dan Gizi Dinas Kesehatan Aceh Dr Sulasmi, mengatakan, angka kematian ini disebabkan karena kekurangan gizi baik saat janin masih berada di dalam kandungan maupun usia bayi masih di bawah satu tahun.
Propinsi Banten pada tahun 2013 sebanyak 7.213 balita mengalami gizi buruk dan 53.680 balita kekurangan gizi. Sementara tahun 2012 sebanyak 5.043 balita, tahun 2010 sebanyak 8.737, tahun 2009 sebanyak 7.589 balita penderita gizi buruk. Padahal APBD banten mengalokasi dana cukup besar untuk penanggulangan kasus gizi pada balita. Pada 2010 sekitar Rp 2,5 miliar, naik pada 2011 menjadi Rp 5,4 miliar dan pada 2012 menjadi sekitar Rp 9,7 miliar. Besarnya dana yang dianggarkan tidak berdampak, kasus gizi buruk tetap saja tinggi setiap tahunnya. Sementara di propinsi Kalimantan Barat, pada tahun 2013 tercatat 212 kasus gizi buruk 7 balita diantaranya meninggal dunia.
Data ini hanya menggambarkan sebagian kecil kasus yang terjadi. Fenomena kasus gizi buruk ini sudah seperti gunung es. Bahkan menteri kesehatan Nafsiah Mboi pesimis jumlah balita penderita gizi buruk menurun mencapai target yang ditentukan dalam Millenium Development Goals (MDGs) 2015. Menurut Nafsiah, prevalensi gizi kurang pada balita masih 17,9 persen dan dikhawatirkan target MDGs tidak tercapai.
   Kesimpulan.
Dari makalah diatas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa protein sangatlah penting, terutama bagi pertumbuhan. Disamping itu protein merupakan zat utama dalam membantu tumbuh kembang anak. Sehingga apabila anak cukup asupan proteinnya, maka anak akan tumbuh sehat, jauh dari gizi kurang dan tidak terjadinya gangguan tumbuh kembang.
Selain itu, protein merupakan penghasil energi terbesar. Dengan adanya protein dalam tubuh, maka tubuh akan merasa tetap segar. Tetapi yang harus diperhatikan asupan protein untuk tubuh haruslah seimbang, tidak boleh kekurangan dan tidak bileh pula kelebihan. Karena kelebihan atau kekurangan asupan protein dapat menimbulkan penyakit, seperti : kwashiorkor, marasmus, dan obesitas.
Oleh karena itu, diharapkan kepada pembaca, untuk dapat memanfaatkan apa yang telah disampaikan dalam makalah ini, guna untuk meningkatkan status gizi di masyarakat, sehingga tercipta masyarakat yang sehat.
     Saran.   
1.    Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat memenuhi asupan protein, agar dapat tumbuh dengn sehat.
2.    Agar seluruh ibu-ibu memperhatikan gizi anak, terutama asupan proteinnya, agar tidak ada lagi penderita gizi buruk.
3.    Kepada tenaga kesehatan untuk dapat mengadakan penyuluhan kepada masyarakat tentang gizi, terutama tentang protein.
4.    Diharapkan masyarakat atau pun pembaca mau ikut serta menggalakkan program tentang pemberantasan gizi buruk, untuk mencapai Indonesia sehat

Kamis, 18 September 2014

Gluten-Free Simple Chocolate Cake

W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtyvntavmtmvnzivmdy0nde0x29yawdpbmfsxziwmtmwota3xzaxmzayni5qcgcixsxbinailcjjb252zxj0iiwilwf1dg8tb3jpzw50il0swyjwiiwidgh1bwiilcizmjb4il1d?sha=5eb47c13

Bahan-bahan

Tepung Beras1 cangkir
Tepung Sorghum1/2 cangkir
Tepung Almond1/2 cangkir
Susu Bubuk1/4 cangkir
Cokelat Bubuk1/4 cangkir
Baking Powder2 1/2 sendok teh
Gula Kastor1 cangkir
Minyak Goreng100 ml
Susu Cair Sapi1 cangkir
Garam1 sendok teh
Vanilla Essence1 sendok teh
Telur Ayam3 butir

Cara membuat

1
Panaskan oven, suhu 180 Celcius. Siapkan dua buah loyang kembar, ukuran 20cm, olesi mentega dan taburi tepung. Tepuk-tepuk untuk mengeluarkan tepung sisa yang tak melekat.

2
Ayak tiga kali: tepung beras, tepung sorghum, tepung almond, baking powder, susu bubuk, dan cokelat bubuk. Masukkan ke dalam wadah lebar.

3
Tambahkan gula dan garam. Aduk rata. Tambahkan minyak, susu dan vanilla essence. Kocok dengan kecepatan rendah selama 2 menit. Matikan mixer. Bersihkan adonan yang melekat di sisi wadah memakai spatula.

4
Masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok dengan kecepatan rendah, hingga adonan lembut. Tuang ke dalam masing-masing loyang.

5
Panggang selama 35-40 menit atau lulus tes tusuk. Keluarkan dari oven, biarkan kue dingin di dalam loyangnya selama 10 menit. Keluarkan dari loyang dan transfer ke atas rak.

6
Kue siap untuk dihias. Saya memakai milk chocolate buttercream sebagai filling dan menutupi atas dan sisi kue.