Translate

Rabu, 04 Desember 2013

Roti Ubi Ungu

W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtyvndgvmzqvntgxlzfizta0mf9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntizmjguanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimziwecjdxq?sha=94b7c665

Bahan-bahan

Ubi Jalar Ungu100 gram
Ragi Instan1/2 sendok makan
Air Hangat100 ml
Tepung Terigu Protein Tinggi250 gram
Susu Bubuk25 gram
Gula Pasir50 gram
Kuning Telur2 butir
Margarin35 gram
Dark Compound Chocolatesecukupnya
Susu Cair UHT1 sendok makan
Wijensecukupnya

Cara membuat

1
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdmvotu4lzuznzhin19vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xnti5mtguanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=6877c63d
Campur ragi dengan 50 ml air hangat dan 10 gr gula (dr 50 gr gula). Sisihkan hingga berbusa.

2
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdqvmju1l2mzzjmzzl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntmwndeuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=1e8422d2
Campur tepung, gula, susu bubuk, kuning telur, ubi ungu dan campuran ragi. Uleni/mikser hingga tercampur rata.

3
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdqvmzm1lzm2zgm0mv9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntmymdmuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=6e71e9be
Masukkan sisa air sedikit demi sedikit, sambil diuleni hingga setengah kalis. Tambahkan margarin, uleni lagi. (Jika menggunakan hand mikser, lanjutkan menguleni dengan tangan)

4
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmduvmjqvzjc3nzmyx29yawdpbmfsxziwmtqwmtayxze1mzmyos5qcgcixsxbinailcjjb252zxj0iiwilwf1dg8tb3jpzw50il0swyjwiiwidgh1bwiilcixodb4il1d?sha=7c7238af
Uleni hingga kalis. Kalo terlalu lembek bisa ditambah tepung, kalo terlalu kering bisa ditambah air.

5
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdcvnty5lza1ogixml9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntm0ndauanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=44db1cb5
Jika sudah kalis, bulatkan adonan. Taruh dalam wadah/talam yang diolesi margarin. Tutup cling wrap/serbet bersih, istirahatkan hinggga mengembang 2x lipat (sekitar 40-60 menit).

6
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdgvody4lzk5otljov9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntm2ntguanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=54680b98
Jika sudah mengembang, kempiskan adonan dengan digilas/ditinju hingga udara keluar.

7
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmdkvnte1lze3mgflnl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntm4mtkuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=0d8fca4a
Bagi adonan menjadi beberapa bagian, bulatkan. Istirahatkan 10 menit. Pipihkan, beri isian, bulatkan lagi/bentuk sesuai selera.

8
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmtavnte2l2q3y2e1nf9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntm5mzcuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=b3fb11bf
Taruh dalam loyang yang telah diolesi margarin termasuk sisi-sisinya.

9
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmtevnjazlzbimmy3yl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntqwmjyuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=a01bc176
Istirahatkan hingga mengembang sekitar 30-40 menit. Panaskan oven 190-200'C. Olesi permukaan roti dengan susu cair. Beri taburan wijen bila suka. Panggang 20-25 menit hingga matang.

10
W1siziisijiwmtqvmdyvmdcvmtcvmzivmtivmzy0l2nmmdq2yl9vcmlnaw5hbf8ymde0mdewml8xntqzmdeuanbnil0swyjwiiwiy29udmvydcisii1hdxrvlw9yawvudcjdlfsiccisinrodw1iiiwimtgwecjdxq?sha=5e3a37a0
Angkat, keluarkan dari loyang. Taruh di rak pendingin.

    Sabtu, 12 Oktober 2013

    Antara Cinta dan Sakit Hati


    “Haaaaaaa? apa pindah rumah ma?” Kataku kaget
    “Iya! Papa khan dipindah tugaskan di amerika, tapi tenang kalau gak bisa bahasa inggris, di situ kebanyakan orang indonesia kok sayang” Kata mama panjang lebar
    Oh yah aku aerin aku baru berumur 17 tahun, aku akan melanjutkan studyku di amerika, kata orang-orang aku sih anaknya imut imut gitu, dengan postur badan yang bagus tinggi langsing dan rambut yang panjang. Aku sangat bersyukur dilahirkan di tengah tengah keluarga yang bisa dibilang cukup populer di kompleks kami, maksudnya dulu, tapi sekarang aku gak tau, gimana lingkungan baruku di amerika.
    “ahkhirnya sampai juga yah!” Ucapan mamaku yang membangunkanku dari tidurku
    “mana ma rumahnya?” Kataku sambil membuka jendela mobil, dan wow rumahnya bisa dibilang lebih bagus daripada di jakarta, dengan lingkungan hijau dan rumah yang satu dengan yang lain tidak terlalu rapat yang pastinya dibatasi dengan tembok setinggi 2 meter. Aku pun langsung berlari turun, dan menuju kamar, karena menurutku kamar adalah hal yang terpenting kan ada istilah sweet room sweet kamarku istanaku. Sekali lagi aku terkagum melihat kamar baruku dengan baground biru seakan berada di atas awan, dengan poster-poster boyband korea favoritku yakni boyfriend, kayaknya ini kamar memang sudah dirancang sebelumya.
    Selanjutnya aku ke lantai bawah, dan menuju ke halaman belakang, wah ada kolam renang, ayunan dan ada sebuah pohon yang kayaknya menyenagkan berada di bawahnya karena daunnya lumayan banyak dan lebar. Saat aku keluar rumah dan jalan-jalan menuju taman seseorang menegurku dengan kata-kata yang bisa dibilang tidak sopan.
    “pendatang baru yah, pantesan kayak anak ayam kehilangan mamanya hahahaha” kata seorang cowok, dan cowok yang satunya cuman tersenyum.
    “emang ada masalah?” kataku sambil memegang pinggang
    “hahahaha tidak, cumang mengganggu pemandangan…” katanya meledek dan lagi-lagi temannya cuman tersenyum.
    “ahhh bicara sama kamu cuman habisin waktu aja” kataku sambil terus berjalan.
    Aku pun menuju sebuah kursi yang ada di taman, dan mengeluarkan gedget ku sambil denger musik, terasa damai namun aku belum punya teman di sini, jadi sedikit bosan, tapi tiba-tiba seorang cowok mendekatiku dan menyapaku, eh itu kan teman dari cowok nyebelin tadi
    “hayyy aku crish… maaf tentang temanku yang tadi yah, dia memang seperti itu kok orangnya”. Katanya sambil duduk di sampingku
    “owh kamu temannya cowok nyebelin itu yah, oh yah aku aerin” kataku melanjutkan
    “kamu baru tiba di sini yah? Kamu dari mana?”
    “iya baru tadi pagi aku tiba di sini, aku jakarta karena papa aku dipindah tugaskan di sini” Kataku menjelaskan
    “owh jakarta, kalau aku dari surabaya dan sudah 2 tahun aku di kota ini. Jadi sudah mengenal daerah sini”. Katanya tersenyum manis
    Dan wow senyumnya manis banget, matanya sipit lagi gak kentara banget kalau dia dari surabaya.
    “jadi kamu bisa dong, ngajak aku liat liat daerah sini dong”
    “tentu kenapa tidak” Katanya sambil berdiri aku pun mengikutinya
    Tapi tak di sadari ternyata di balik pohon besar belakang kami ada yang mendengar semua percakapanku dengan crishh dia adalah cowok nyebelin itu, crish tidak menyadari tapi ku sempet melihatnya tapi pura-pura tak menyadarinya.
    Setelah berkeliling seharian bersama crish pastinya ku naik motornya crish, kami sudah ke toko buku café tempat pariwisata dan lain-lainya. Tapi masih ada banyak yang belum aku datangi, lain kali kalau ada waktu katanya dia akan mengajakku lagi jalan-jalan.
    Sesampai di rumah aku seneng banget sudah dapat teman yang bisa kutemani jalan-jalan meski aku belum tau dia tinggal dimana, dan ternyata crish itu tidak hanya ganteng tapi juga baik hati. Tidak kayak temannya yang nyebelin.
    “gimana sayang? Sudah dapet teman gak?” Kata mamaku yang mengagetkanku
    “iyya ma!! Namanya crish dia dari surabaya loh, udah 2 tahun di sini, dan tadi aku sempet diajak keliling di sekitar sini loh ma” kataku bangga
    “baguslah kalau gitu, ayo langsung ke meja makan aja yah bentar lagi kan waktunya makan malam!”
    “Iya ma, tapi aku mau ganti baju dulu” kataku berlari ke tangga menuju kamarku.
    Aku pun membuka lemariku dan memilih baju, kemudian aku membuka bajuku dan sekarang aku hanya memakai baju yukansi yang lumayan seksi dengan celana mini. Dan mulai mengganti baju. Tapi tiba-tiba aku menghadap ke jendela dan
    “Aaaaaaaaaa!!! dasar mesm!!!” Kataku sambil berlari menutup jendela.
    Aku tak sadar ternyata aku lupa menutup jendela ternyata cowok nyebelin itu adalah tetanggaku oh tidak… dan dia telah melihatku berpakaian seperti itu, tidak tidak tidak aku tidak rela aku pun segera mengganti baju dan membuka jendela dan dan ternyata cowok me*um itu masih ada.
    “hey dasar me*um, kamu ngintip aku lagi ganti baju dasarr!!!” Teriakku ke arah nya
    Dia tidak menjawab namun dia hanya menatapku sambil tersenyum meledek.
    “ngapain lo senyum-senyum di sana haa? Emang dasar me*um yah…” kataku langsung meutup jendela dan berlari turun ke meja makan
    Setelah makan malam, aku menuju ke kamarku dan membuka akun facebookku, ternyata crish mengajakku berteman langsung deh aku konfirmasi. Malam itu aku ngobrol asik dengan crish di salah satu statusku
    “udah me*um nyebelin lagi”
    Akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 11 malam dan aku menydainya dengan crish dan berniat melanjutkan jalan-jalan besok.
    Aku baru ingat ternyata aku sudah harus masuk kuliah, jadi aku sms crish jalan-jalan besoknya ditunda aja, crish juga baru ingat besok juga waktunya dia masuk kuliah. jadi jalan-jalannya lain kali aja.
    “Uwwaahhh!!! Kesiangaan!!!” Aku berteriak sambil berlari menuju kamar mandi, aku ingat baru kali ini aku telat bangun, aku pun mandi secepat kilat dan berpakaian menuju meja makan
    “ah mama kok gak ngebangunin sih, aku kan mau jadikan ini momen pertama masuk kuliah dengan santai! eh malah kesiangan.. ya udah deh ma aku berangkat yah!” Aku pun ngomel sama mama kemudian berpamitan.
    Kagetnya saat keluar dari pintu sebuah kejutan crish sudah berada di depan gerbang dengan mengendarai motor.
    “crish ngapai di situ?” Tanyaku heran
    “nunggu kamu, aku sudah duga kamu pasti bangun kesiangan karena jam 11 baru tidur.. hehehheheh” kata crish
    “ahh tau aja kamu!!! Maksih banget yah crish…” kataku langsung berjalan ke arah crish
    Aku dan crish berangkat ke kampus bersama mengendarai motor crish, dan aku suka crish naik motornya gak cepet cepet amet, mungkin dia ngerti kalau aku bakalan takut.
    Sesampai di kampus aku menuju ruangan dan senengnya lagi aku satu ruangan crish dan sebelnya ternyata cowok me*um juga!!! Dari tadi dia selalu menatap sinis ke arahku mau dia apa sih? ahkhirnya aku tau juga namaya si cowok me*um ternyata nama aslinya stiven, semenjak masuk kuliah sampai saat ini aku dan stiven belum pernah bicara, tapi dia tidak pernah berhenti menatap sinis ke arahku, tapi aku hanya pura pura gak terjadi apa-apa!!! Waktu berlalu aku dan crish makin dekat teman teman sudah mengira kami pacaran padahal kenyataannya tidak, kami hanya temanan saja!
    Pagi itu begitu cerah, dan kebetulan hari ini crish tidak masuk kuliah karena sedikit berhalangan, jadi aku jalan sendirian ke kantin.. dari tadi aku merasa ada yang mengikuti tapi aku berpaling enggak ada orang. Tapi aku hanya merasa bahwa itu adalah perasaanku doang!!! saat aku berada di ujung koridor tiba-tiba ada yang menarik tanganku, saat aku berpaling betapa kagetnya aku mendapati stiven lah yang menarik tanganku,
    “stiven ngapain kamu? Jangan macam-macam yah!!!” Ancamku
    “kenapa? kamu pikir aku akan berbuat macam-macam haaa sama kamu?” Katanya cuek
    “trus ini buktinya apa?” Kataku sambil menarik lenganku
    Namun tiba tiba stiven meletakkan jari telunjuknya di bibirku dan menyuruhku diam
    “stststsstt jangan terlalu cerewet jadi cewek!” Kata stiven yang membuatku tidak terima,
    “enakk aj…” tapi sebelum aku melanjutkan ucapanku dia langsung membekap mulutku dan menarikku ke ruangan yang kebetulan tidak ada orang di dalamnya karena hari ini gak ada mata kuliah. Aku berusaha melepaskan diri namun telah diketahui kekuatan cowok lebih kuat dibandingkan cewek,
    “sialan kamu yah…” kataku marah saat stiven melepaskan tangannya dari mulutku
    “kan tadi aku udah bilang jadi cewek jangan cerewet!”
    “minggir loh…” kataku sambil mendorongnya dan berlari ke arah pintu, tapi kemudian stiven menarik tanganku dan memelukku dan DEG entah kenapa jantungku tiba-tiba berdegup kencang aku terdim lama di pelukan stiven karena merasa tidak percaya dengan semua ini,
    “aerin aku suka sama kamu!” Kata stiven tiba-tiba jujur aku tidak bisa berkata apa-apa namun tiba-tiba crish berada di depan pintu dan melihat stiven memelukku, entah sejak kapan dia ada di sana. Namun terlihat jelas kekecewaan di wajahnya dan dia pergi meninggalkan kami.. aku sempat berteriak memanggil namanya namun tak dihiraukan.. dan stiven kembali menarikku
    “sudahlah aerin lihat aku! Aku sayang sama kamu, sedangkan crish hanya memberimu harapan” kata stiven kemudian air mataku mulai menetes dan tiba tiba pesan masuk di hanponeku itu adalah pesan dari crish
    Rin maaf baru kali ini aku mau jujur kalau aku sayang sama kamu
    Aku tadi sangat kecewa saat melihat kalian,
    Tak kuasa ku menahan ini semua jadi aku putuskan
    Untuk melanjutkan study ke swiss. aku mencintaimu crish
    Aku mengusap air mataku dan berlari keluar namun tidak sempat karena mobil sudah membawa crish ke bandara, kemudian stiven mendekatiku dan kembali memelukku, aku sangat benci sama stiven… Sejak saat itu aku memutuskan untuk pindah ke amerika australia ke rumah kakek dan nenekku supaya aku bisa melupakan semua ini.. Sejak aku di australia tidak ada kabar lagi tentang crish dan stiven dan itu bisa membuatku lupa dengan kenangan ku yang menyakitkan…

    Kamis, 08 Agustus 2013

    WAITING FOR YOU




    Udah ke 2 hari ucil engga sms aku, udah 2 hari juga aku mengkhawatirkan keberadaannya, ya tuhan dia kemana, dia dimana sekarang, dimalam hari itu aku terus menunggu sms darinya, sudah berpuluh-puluh kali aku mengirim text messages tapi ga ada satupun pesan masuk di hape aku dari dia. Sial besok libur UN anak kelas 3 SMA, sedangkan aku duduk di kelas 2 dan ucil kelas 1. Gimana dong kalau besok libur, bakal 4 hari ga ketemu ucil  ucil kenapa? Ada yang aneh dari dia ya tuhan . Setiap malem ucil selalu say good night have a nice dream sayang, tapi udah 2 hari ini ga ada kata-kata kaya gitu lagi, aku takut kata-kata itu ga akan aku dengar lagi. Harus sampai kapan tiap malem aku nangis nungguin dia.

    tokkkk….tokkkk…..tokkk
    Suara ketukan pintu yang terdengar dari arah pintu kamarku.

    “masuk aja ga di kunci” kataku sambil berteriak.

    “dell, lagi apa lo? Nangis sendiri di kamer.” Sambil menghampiriku di ranjang tempat tidurku.

    “gapapa kok nay, aku Cuma nunggu sms dari ucil.” Kataku

    “emang lo jadian dell sama ucil?” Tanya nayla.

    “engga sih, tapi aku ngerasa beda aja sama dia.” Balasku

    “yaudahlah dell toh dia bukan siapa-siapa elo kan?’’

    “kata-kata kamu tuh ga bikin aku tenang nay, mending kamu tidur aja deh nay, biarin aja aku bakal nunggu dia sms aku.” Cetusku

    “iya dehh sorry dell, Gnight beib.”

    aku terus memandang kearah luar jendela, sambil memegang hapeku. Entah samapai kapan aku harus menunggunya membalas pesanku.

    *tertidurr

    * * *
    liburan selesai, tinggal berangkat sekolah, aku harus cari ucil sampai ketemu, dia ga boleh mainin aku gitu aja -.-

    sesampainya aku di sekolah, langkahku terhenti di parkiran motor sekolahku. motor ucil mana? Biasanya jam segini dia udah datang. Aku harus ke kelasnya, langkahku terasa berat untuk menghampirinya ke kelas. Perasaan aku tiba-tiba gaenak.

    aku berdiri di depan kelasnya, tiba-tiba aku terhenti di depan pintu. Kenapa aku? Seharusnya aku masuk ke kelasnya dan bertemu dengannya. Mending aku ke kelas aku aja deh ucil juga belum datang. Aku terus jalan menuju kelasku.

    pelajaran pagi hari ini akuntansi, semangat dong semangat ini kan pelajaran kesukaanku. Sudah 1 jam pelajaran di mulai tiba-tiba ada anak osis masuk ke kelasku dan member pengumuman. Dalam hati ku pasti minta sumbangan huh, aku terus melanjutkan tugas akuntansiku.

    “assalamualaikum wr.wb. maaf teman-temen mengganggu sebentar, innalilahi wainnailahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah adik kelas kita Muhammad Raditya Ucill dari kelas X2. Ayo kita bersama-sama membaca surah al-fatihah untuk mendoakannya.” 

    Aku langsung terhenti mengerjakan tugas akuntansi itu, aku lansung berdiri dari tempat dudukku, aku langsung meneteskan air mata dan lari meninggalkan kelas dan pergi ke WC sekolah.

    “cil, kamu jahat, kamu jahat cil, kamu ninggalin aku sendiri, kamu belum denger kalau aku mau jadi pacar kamu, cil kamu jahat.” Teriakku di WC sekolah, perlahan-lahan aku duduk menyender tembok, berjam-jam aku ga keluar dari WC, aku belum bisa nerima kenyataan ini ya tuhan, sakit sekali rasanya.Setelah aku keluar dari WC aku langsung mengambil tasku, aku langsung kabur dari sekolah dan ikut teman sekelas ucil untuk melayat.

    Sesampainya di rumah ucil, aku berjalan pelan untuk menemui jenazah ucil, tidak berehenti air mataku mengalir. Aku duduk di sebelah jenazahnya.

    “ucil, kenapa kamu pergi secepat ini, kenapa kamu ninggalin aku cil, kamu inget ga waktu kita nonton, kamu pegang tangan aku, kamu cium kening aku cil, aku kangen kamu cil, cil kalau kamu sayang sama aku KAMU BANGUN SEKARANG JUGA CIL, BANGUN !!”

    “sabar sayang ibu juga belum bisa nerima kepergian ucil.” Suara itu terdengar dari belakangku, ya dia ibunya ucil.

    “ibu, ucil kenapa bisa kaya gini.” Tanyaku

    “dia jatuh dari motor, sehari sebelum UN, selama 3 hari ucil koma di rumah sakit.”

    “kenapa temen-temennya ga pada tau bu, dia selama ini baik-baik aja kok, dan pas kejadian dia ga pernah hubungin adell bu, adell khawatir banget bu sama dia tapi ini udah jadi kenyataan yang sangat menyakitkan.”

    “ka adell” suara cewek yang memanggilku dari belakang, aku menengok ke belakang dan menghapus air mataku.

    “de nessa, ada apa de?” tanyaku

    “ka, aku tau kronologi kejadian ucil ka.”

    “ucil kenapa de?”

                  “ucil, ngliat kaka pergi sama cowo, dia langsung pergi ka ke rumah papanya di bandung, kan dia anak broken home gitu ka, orang tuanya pisah, ucil bawa motornya dengan kecepatan 80km/jam, pas di perempatan ucil ngrem mendadak ka akhirnya dia jatoh dan kepalanya tebentur stang di motornya.” Penjelasan nessa.

                   Aku terdiam, tapi air mataku terus mengalir, ucil salah paham lalu emosinya tidak terkontrol, jadi selama ini aku nungguin acil ga ada hasilnya, dia terlanjur ninggalin aku. Aku langsung ke tempat jenazahnya, karena sebentar lagi jenazahnya akan segera di kuburkan.

    * * *
                   Prosesi pemakaman telah selesai, aku langsung pulang kerumah dan membaringkan tubuhku di atas ranjangku, aku mengambil hapeku, Cuma orang bodoh yang aku tungguin sms orang udah ga ada. Tapi rasa sayangku ke dia masih tetep ada. Ucil semoga kamu tenang ya disana ya aku sayang banget sama kamu. Semoga aku bisa nemuin orang seperti kamu, Gnight ucil 

    THE END

    Selasa, 02 April 2013

    Hei Hujann

    Malam hari biasanya adalah waktu terbaik bagi pertemuan paling romantis dan picisan antara lisanku dan hujan. Biasanya obrolan kami terlontar begitu lugas dan mengalir apa adanya. Butuh beberapa lama bagiku menunggu hujan menghampiri. Dia bilang baru saja rebah di bibir lantai sebuah kuil, lalu diminta mendatangi pesisir Sisilia, juga dibujuk mengunjungi Sagamihara yang menjadikannya lebih dingin dan basah. Kupikir itu lumrah, makanya aku tidak mendengus sebagai tanda bahwa kumaklumi alasan keterlambatannya.

    Aku mencoba untuk tidak mengeluh saat hujan harus berteleportasi untuk mendengarkan kisah setiap orang. Setidaknya dia mampir ke tempatku dan legalitas menyentuh rinainya tak memerlukan izin siapapun. Hujan tidak pernah egois atau kehabisan energi saat aku memintanya turun dari langit. Bisa dipastikan celotehanku akan sedikit membosankan apabila kulibatkan cinta di dalam dialog kami berdua meski hujan bukan manusia. Tapi tetap saja hujan masih bersedia dan menaruh minat atas naskah kehidupan yang kuceritakan.

    Malam ini aku bercerita banyak kepada hujan. Tepatnya sedikit berceramah, mengingat hujan sedikit terlambat karena wajib meneduhkan hati manusia-manusia yang lain dengan paparan kesejukannya yang lumayan epik. Aku membicarakan seorang lelaki kepada rintik merdu di depan jendela. Iya, lelaki yang belum lama ini memiliki raga, jiwa juga hatiku. Dia memantrai tiga elemen itu sampai-sampai aku tak punya waktu untuk mengelak dari senyumannya yang melumpuhkan logika. Hujan mengikik melihatku yang terpesona kepada lelaki tersebut. Tapi asal tahu saja, itu sama sekali tak menghentikanku untuk terus mengoceh tentangnya.

    Setelah beberapa menit, hujan pun pamit karena harus berteleportasi ke tempat lain. Aku mengangguk, berterima kasih dan membiarkannya berhenti membasahi tempat berpijakku. Namun sebelum dia berlalu, kubisikkan pesan agar rinduku disampaikan kepada lelaki itu. Iya, lelaki yang sudah memilikiku secara utuh. Dan hujan, semoga selalu setia mendengarkanku bercerita, karena tanpa kehadirannya...roman dua manusia takkan pernah terlihat sempurna.